Zona Wilayah Laut Indonesia, Pengertian dan Luasnya –

Halo teman-teman, pada kesempatan ini akan memberikan materi tentang Wilayah Laut dan Wilayah Ekonomi Indonesia, lengkap dengan pengertian, dasar-dasar, tugas, wilayah dan contoh serta gambarnya agar mudah dipahami.

Zona Teritorial – adalah hukum laut internasional yang disetujui oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan mengacu pada perairan Indonesia, yang dimulai di Montego pada tahun 1982 sebagai pembagian laut berdasarkan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan Batas Wilayah Laut Indonesia dengan Zona Ekonomi Langsung.

Eksklusif langsung saja simak pembahasannya di bawah ini…?

Apa itu zona teritorial?

zona-teritorial

zona teritorial adalah suatu zona yang dibatasi oleh garis khayal 12 mil dari garis bawah ke laut lepas, sehingga laut yang membatasi dua negara kurang dari 24 mil dari garis teritorial ditarik sama rata.

Zona ini memiliki kedaulatan penuh dan menyediakan jalur pelayaran di wilayah perairan kedaulatan Indonesia oleh pemerintah pada tanggal 13 Desember 1957 dan ditetapkan dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1960.

Zona laut teritorial juga merupakan batas laut atau zona laut teritorial dalam jarak 12 mil laut yang menguasai lautan dan dapat berjarak sama dari garis di setiap negara.

Wilayah laut Indonesia juga telah melalui fase perkembangan yang panjang, yang ditetapkan pada tahun 1939 oleh Territoriale Zee en Kringen Ordonantie (TZMKO).

Baca juga: Sejarah Musik Barat

Zona-Teritorial-1

Berdasarkan konsep TZMKO tahun 1939, terdapat perluasan perairan Indonesia yang meliputi alur laut yang mengelilingi pulau atau bagian dari pulau Indonesia.

Dengan demikian, laut internasional antar pulau di Indonesia dapat memisahkan satu pulau dengan pulau lainnya, yang dapat membahayakan persatuan dan kesatuan bangsa.

Kebijakan Kelautan Nasional

Pada tanggal 13 Desember 1957, pemerintah mengumumkan Deklarasi Djoeanda, di mana pemerintah mengumumkan bahwa lebar Laut Indonesia adalah 12 mil.

See also  Burma TV Pro APK – Aplikasi Nonton Bola Live Gratis Terbaru –

Selain itu, dengan Undang-Undang Nomor 4/Prp 1960 Laut Teritorial Indonesia, memiliki lebar 12 mil laut dari garis lurus yang ditetapkan untuk Laut Teritorial Indonesia.

Perairan laut Indonesia dikelilingi oleh garis pangkal yang menghubungkan titik-titik ekstrim dengan pulau-pulau terluar Indonesia sejak tahun 1982 untuk negara-negara kepulauan yang menetapkan batas laut di Zona Ekonomi Langsung.

Baca juga: Memahami A Cire Perdue

3 jenis zona di Indonesia

Wilayah laut Indonesia sangat luas dengan wilayah laut yang terbagi menjadi tiga zona yaitu sebagai berikut.

1. Zona Laut Teritorial

Zona Laut Teritorial adalah jalur laut sepanjang 12 mil laut dari garis pangkal sampai ke laut lepas, dengan garis pangkal berupa garis khayal yang menghubungkan titik-titik dari ujung pulau.

Agar suatu negara memiliki kedaulatan penuh sampai dengan batas laut teritorialnya, akan tetapi negara tersebut harus menyediakan jalur pelayaran lintas batas baik di atas maupun di bawah permukaan laut.

Menampilkan batas-batas wilayah Indonesia yang diumumkan sejak Deklarasi Djoeanda 13 Desember 1957.

2. Zona Pendaratan Kontinental

Landas kontinen adalah dasar laut yang terdiri dari benua yang diukur dari garis pangkal setinggi-tingginya 200 mil laut sebagai landas kontinen Indonesia, yang ditentukan berdasarkan kesepakatan dengan negara tetangga.

Sejak tahun 1973, pemerintah memberlakukan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1973 dengan Landasan Kontinental berada di dalam wilayah Indonesia.

  • Indonesia terletak di antara dua landas kontinen, yaitu Asia dan Australia. Pada zona ini, suatu negara memiliki kewenangan untuk memanfaatkan sumber daya alam dan diolah oleh negara
  • Jalur pelayaran harus disediakan untuk keselamatan dan keamanan.

3. Zona Ekonomi Langsung (ZEE)

Zona Ekonomi Langsung (ZEE) adalah jalur laut selebar 200 mil ke laut lepas dan diukur dari efek akhirnya, sehingga zona ekonomi Indonesia ini menjadi langsung.

See also  Karakteristik, Jenis, Properti, Kategori, Fungsi dan Contohnya -

Sejak tanggal 21 Maret 1980, Negara Indonesia di zona ini berhak melakukan eksplorasi dengan menggunakan sumber daya alam yang ada sebagai eksplorasi dalam mempelajari sumber daya alam di suatu daerah.

Demikian pembahasan Zona Teritorial yang dapat kami sampaikan lengkap dengan pengertiannya, semoga apa yang telah kami sampaikan dapat bermanfaat dan mudah untuk dipahami.

Artikel lainnya:

Leave a Comment