Mengapa Anda Harus Beralih ke Siaran TV Digital? halaman semua

KOMPAS.com – Dewasa ini perkembangan dunia teknologi semakin canggih, tidak terkecuali televisi.

Agar tidak ketinggalan dengan perkembangan yang terjadi, masyarakat harus beradaptasi dengan perubahan yang ada.

Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kominfo) akan memodernisasi penyiaran televisi di Indonesia yang puluhan tahun menggunakan siaran analog menjadi siaran digital.

Bukan tanpa alasan, kehadiran siaran televisi digital akan menghadirkan kualitas gambar yang lebih bersih, suara yang lebih jernih, dan kecanggihan teknologi.

Untuk diketahui, siaran digital ini menggunakan modulasi sinyal digital dan sistem kompresi.

Batas waktu penghentian siaran televisi analog adalah: (matikan analog atau ASO) paling lambat tanggal 2 November 2022, dengan pemerintah membagi migrasi siaran televisi analog ke digital dalam lima tahap.

Bagaimana implementasi transisi dari siaran analog ke digital?

Dapatkan informasi, inspirasi dan wawasan di dalam surel Anda.
Daftar surel

Baca juga: TV Digital dan Tantangan Besar Menggusur Pemain Lama

Saklar siaran analog ke digital

Selama transisi ke siaran digital, orang masih bisa menonton siaran televisi analog.

Namun, masyarakat disarankan untuk mulai mengubah penangkapan sinyal antena di rumah dari siaran analog ke digital.

Proses migrasi siaran televisi analog ke digital mengharuskan setiap lembaga penyiaran swasta, lembaga penyiaran publik lokal, dan lembaga penyiaran komunitas yang memiliki Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP), untuk memigrasikan siaran televisi analog ke digital.

Secara umum, ada enam proses migrasi ke siaran televisi digital sebagai berikut:

  1. Cek keberadaan siaran multiplexing di daerah, baik melalui TVRI maupun TV swasta
  2. Pastikan spesifikasi teknis, tarif sewa, dan kualitas layanan dengan penyedia multiplexing dapat disepakati
  3. Lakukan penyesuaian IPP dengan Direktorat Penyiaran, ada dua opsi yaitu broadcasting siaran langsung (analog dan digital bersama-sama) atau disiarkan seluruhnya di digital
  4. Kontrak dengan penyedia multiplexing yang dipilih dan mulai persiapan teknis
  5. Siarkan secara digital
  6. Sosialisasi kepada masyarakat tentang siaran televisi digital, cara beralih, dan jadwal matikan analog.

Jadwal tahapan transisi dari siaran TV analog ke digital atau matikan analog, akan diumumkan oleh pemerintah.

See also  (123film) Tonton 'Doctor Strange in the Multiverse of Madness' Streaming online gratis Di~rumah – Nonton Film

Sebagai informasi, daerah-daerah yang termasuk dalam setiap tahapan peralihan dari TV analog ke digital akan dibagi, dengan penghentian siaran analog di suatu daerah harus dilakukan serentak oleh semua stasiun televisi di daerah tersebut.

Hal ini dilakukan untuk memudahkan orang menonton siaran hanya dari satu jenis penerimaan.

Untuk fase pertama migrasi TV analog ke digital ini akan mencakup area berikut:

  1. Kabupaten Aceh Besar dan Kota Banda Aceh
  2. Kepulauan Riau, meliputi Kabupaten Bintan, Kabupaten Karimun, Kota Batam, dan Kota Tanjung Pinang
  3. Provinsi Banten, meliputi Kabupaten Serang, Kabupaten Cilegon, dan Kota Serang
  4. Provinsi Kalimantan Timur, meliputi Kabupaten Kutai Kata Negara, Kota Samarinda, dan Kota Bontang
  5. Provinsi Kalimantan Utara, meliputi Kabupaten Bulungan, Kota Tarakan, dan Kabupaten Nunukan

Baca juga: INFOGRAFIS: Keunggulan TV Digital Dibandingkan TV Analog

Apakah orang perlu mengganti perangkat TV?

Transisi ke siaran televisi digital tidak mengharuskan orang untuk mengganti perangkat televisi mereka.

Pengguna televisi analog dapat menginstal set top box (STB) yang akan membantu mengubah sinyal televisi yang ditangkap oleh antena menjadi digital.

STB yang direkomendasikan adalah STB dengan DVB-T2 (penyiaran video digital-generasi kedua terestrial).

Ada beberapa jenis STB yang disertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, sebagai bentuk jaminan bahwa STB dapat digunakan dan semua fitur-fiturnya berfungsi secara optimal.

Merek set top box atau STB yang disertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika, antara lain:

  • Nexmedia (NA1300/DVB-T2 MPEG4 HD)
  • Politron (PDV 600T2)
  • Ichiko (8000HD)
  • Akari (ADS-2230, ADS-168 dan ADS-210)
  • Venus (Brio)
  • Tanaka (T2)
  • Matriks (Apel)
  • Evercross (STB1)
  • Nextron (NT2000-D dan TR 1000)

Daftar STB yang telah disertifikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika dapat diakses di sini.

See also  Sora Aoi Berhenti Jadi Aktris JAV, Ingin Main Film Indonesia Lagi

Baca juga: Dengar, Ini Link Cek Perangkat TV yang Bisa Akses Siaran Digital di Indonesia

Sebelum menonton siaran televisi digital, pengguna harus memastikan bahwa wilayahnya telah tercover oleh siaran televisi digital.

Mereka masih membutuhkan antena rumah biasa (UHF antenna), baik antena outdoor maupun indoor, yang biasanya digunakan untuk menangkap siaran analog.

Pastikan televisi dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2.

Setelah pesawat televisi tersambung, pilih opsi Setting/Setelan, lalu menu auto scan untuk memindai program siaran televisi digital di sekitarnya.

Jika pesawat televisi dilengkapi dengan spesifikasi digital, tidak lagi memerlukan perangkat DVB-T2 STB.

Perangkat televisi yang mendukung siaran digital bisa dilihat di sini.

Baca juga: Dengar, Ini Daftar STB Siaran TV Digital yang Disertifikasi Kominfo

Cara bermigrasi ke siaran digital

Pengguna TV antena rumah biasa atau UHF dengan TV analog perlu menginstal set top box (STB) Digital Video Broadcasting–Terrestrial second generation atau DVBT2 (STB), yang merupakan penerima siaran digital.

Pengguna TV digital yaitu televisi yang telah memiliki penerimaan siaran digital di perangkatnya dapat langsung menikmati siaran digital tanpa alat STB.

Pembelian TV digital atau STB dapat dilakukan di toko elektronik atau toko online pasar on line.

Harap dicatat, ketika proses digitalisasi ASO atau siaran selesai, tidak akan ada siaran analog yang tersedia.

Dengan begitu, pemilik TV analog tidak akan bisa menerima siaran televisi digital jika tidak memasang STB.

Untuk saat ini, siaran analog dan digital masih tersedia secara online siaran langsung (analog dan digital bersama-sama).

Oleh karena itu, lembaga penyiaran diminta untuk berpartisipasi dalam siaran simulcasting dan terus mensosialisasikan kepada pemirsanya untuk beralih ke penyiaran digital.

See also  ('123Movies') Tonton Sonic the Hedgehog 2.022 Full movie streaming online gratis Di~home – Nonton Film

Perkembangan informasi mengenai siaran digital ini dapat diakses melalui laman siaran digital.kominfo.go.id.

.

Source link

Leave a Comment