Kalimat Pasif – Pengertian, Ciri, Jenis dan Contoh Kalimat –

kalimat pasif – Jika kita berbicara tentang kalimat, tahukah Anda bahwa kalimat memiliki beberapa bentuk, salah satunya adalah kalimat pasif. Pada artikel ini, kita akan membahas kalimat pasif dan aspek-aspek yang terkait dengannya.

Kalimat pasif adalah kalimat yang subjeknya (S) dikenai suatu tindakan, perbuatan, atau tugas, yang dinyatakan dengan predikat (P) kepada objek (O).

Di bawah ini adalah beberapa ciri-ciri dari kalimat pasif.

Model kalimat berdasarkan ciri-ciri di atas:

Sayuran dimasak oleh Pina
SPO
Pencuri jemuran ditangkap oleh petugas keamanan kemarin sore.
SPOK
Tas saya ditendang oleh Budi yang berjalan di depan saya.
SPOK
Asrama disapu oleh siswa sampai bersih.
SPOK

jenis

Berikut ini adalah kalimat pasif yang menggunakan kata kerja turunan. Verba turunan adalah verba yang telah mengalami pelekatan, gabungan proses dan reduksi serta berbentuk majemuk. Berikut penjelasan lebih detailnya:

kata kerja awalan.

Menggunakan Verb Affixes – Perfixes adalah kata kerja yang menerima imbuhan di awal kata dasar, seperti Contoh: di, ter.

Model kalimat pasif menggunakan kata kerja dengan awalan:

  • Foto karikatur kakak digambar oleh Pina.
    (kata kerja dasar ‘gambar’)
  • November ini, benih padi akan disemai petani.
    (Akar kata untuk kata kerja ‘menabur’)
  • Polygravel di jalan dekat Simpang Lima Semarang.
  • (Akar kata untuk kata kerja “jalan”)
  • Roti bolu dicoba oleh Nurwanto.
    (kata kerja dasar ‘makan’)
  • Tubuhnya ditopang oleh batu.
    (kata kerja dasar ‘keep’)
  • Muhammad Iman dipukul lawan mainnya hingga kalah.
    (kata kerja dasar ‘tinju’)
  • Kuku menggores kakiku sampai berdarah.
    (kata kerja dasar ‘menggaruk’)
  • Kendaraan saya direm oleh sekelompok siswa dalam perjalanan ke sekolah.
    (kata kerja akar ‘lambat’)
  • Kakak saya dikunci di rumah oleh saya.
    (kata kerja batang ‘kunci’)
See also  Avee Music Player pro MOD APK – Unduhan Terbaru –

Kata kerja terlampir.

Menggunakan kata kerja sufiks Infiks adalah kata kerja yang sufiksnya disisipkan di tengah kata dasar, seperti misalnya: em, el, di, dia atau ah.

Model kalimat pasif menggunakan kata kerja infix-attached:

  • Pina dikejutkan oleh Dina yang tiba-tiba datang.
    (kata kerja dasar ‘memanjat’)
  • Bayi itu ditelungkupkan oleh ibunya untuk latihan.
    (Akar kata untuk kata kerja ‘tungkup’)
  • Adikku menggelembungkan balon sampai meledak.
    (Akar kata untuk kata kerja “kembung”)
  • Ibuku menutupi rambutku dengan topi tebal.
    (akar kata untuk kata kerja ‘kudung’)
  • Korban gempa masih tertimpa bangunan.
    (kata kerja dasar ‘runtuh’)

Kata kerja terlampir.

Penggunaan kata kerja dengan imbuhan konfiks adalah kata kerja yang mendapat imbuhan di awal dan akhir kata dasar, seperti contoh: ter-i, per-an, di-kan, di-i, per-i

Model kalimat pasif yang dilampirkan konfiks:

  • Wisata Grobogan telah dieksplorasi oleh para pelancong.
    (Akar kata untuk kata kerja ‘berkeliaran’)
  • Pakaian saya ternoda oleh kotoran cicak.
    (kata kerja akar ‘noda’)
  • Harimau ditutupi dengan bulu tebal
    (kata kerja dasar ‘cadar’)
  • Jenazah dimakamkan di Makam Pahlawan.
    (kata kerja dasar ‘bumi’)
  • Ponsel kedua saya dihargai Rp 400.000,00 oleh pembeli.
    (Akar kata untuk kata kerja “harga”)
  • Ketika kita menikah, kita akan dipertemukan kembali.
    (akar kata untuk kata kerja ‘temu’)
  • Perangkat lunak Android perlu diperbarui oleh penggunanya.
    (kata kerja batang “baru”)
  • Masyarakat membuang sampah di sungai hingga terendam banjir.
    (kata kerja dasar ‘limbah’ dan ‘landa’)
  • Pasien demam berdarah dirawat oleh dokter.
    (kata kerja dasar ‘obat’)
  • Kepala Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan adalah Menteri Muhadjir Effendy.
    (akar kata kerja “ketua”)
  • Hatiku terus terluka oleh sikapmu.
    (kata kerja dasar ‘sakit’)

Kata kerja dengan akhiran.

Penggunaan kata kerja sufiks adalah kata kerja yang mendapat sufiks di akhir kata dasar, seperti misalnya: -i

See also  Nanas Live (Unlimited Coin Unlock) Download Aplikasi Android Terbaru –

Model kalimat pasif menggunakan kata kerja dengan akhiran:

  • Rumah terduga teroris itu didatangi intelijen negara siang tadi.
    (kata kerja batang ‘datang’)
  • Pina menyirami bunga setiap pagi.
    (Akar kata untuk kata kerja “flush”)
  • Kesalahan perampok dimaafkan oleh korban.
    (kata kerja dasar ‘pengampunan’)

Duplikat kata kerja.

Duplikat itu sendiri adalah cadangan, salinan. Jadi menggunakan kata kerja yang digandakan adalah kata kerja yang telah melalui beberapa pengulangan kata dasar.

Duplikat model kalimat verba-pasif:

  • Uang disia-siakan oleh orang-orang yang tidak menghargai nilainya.
    (kata kerja dasar ‘menyebar’)
  • Bola dipukul oleh anak kecil sampai rusak.
    (Akar kata untuk kata kerja ‘pukulan’)
  • Pikiranku dihantui oleh kenangan tentangmu.
    (Akar kata untuk kata kerja “bayangan”)
  • Sue merobek kertas itu sampai hancur.
    (kata kerja batang ‘robek’)

kata kerja

Penggunaan kata kerja majemuk adalah kata kerja yang terdiri dari dua akar kata yang berbeda.

Model kalimat pasif kata kerja majemuk:

  • Edisi eksklusif dikacaukan oleh politisi dengan edisi resmi.
    (kata kerja dasar ‘campuran’ dan ‘campuran’)
  • Rumput laut ditanam oleh masyarakat yang tinggal di pesisir pantai.
    (kata kerja dasar ‘pikiran’ dan ‘daya’)
  • Asus Zenfone 2 Laser telah diperdagangkan oleh produsen di Indonesia mulai tahun 2015.
    (kata kerja dasar ‘jual’ dan ‘beli’)
  • Ayam kampung dibiakkan secara menguntungkan oleh peternak profesional.
    (kata kerja dasar ‘bunga’ dan ‘biak’)

Oleh karena itu, semoga pembahasan artikel ini bermanfaat dan menjadi pengetahuan baru bagi para pembaca.

Baca juga artikel lainnya:

Leave a Comment