Deretan Pemindaian Lockdown Negara Asia Dikepung Covid-19

Jakarta, CNN Indonesia —

Sederet negara di kawasan Asia, mulai dari Jepang untuk Malaysia, memperketat aturan pergerakan warganya di tengah kepungan Covid-19 baru-baru ini.

Di kawasan Asia Tenggara, sejumlah negara memperketat regulasi di tengah lonjakan Covid-19, antara lain Indonesia, Malaysia, Vietnam, Myanmar, dan Thailand.

Di Asia Pasifik, beberapa negara juga memperketat pembatasan pergerakan warganya untuk membendung gelombang baru pandemi Covid-19, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, India, dan China.

Sebagian besar negara mengalami lonjakan kasus Covid-19 akibat munculnya varian Delta corona. Varian yang pertama kali ditemukan di India ini memang lebih menular dibandingkan virus corona lainnya.

Berikut daftar negara Asia yang memperketat peraturan pergerakan warganya akibat lonjakan Covid-19.

Asia Tenggara

Malaysia

Sementara Indonesia menerapkan PPKM Darurat, Malaysia telah memberlakukan penguncian nasional sejak 1 Juni.

Lockdown mulai berlaku beberapa hari setelah Malaysia mencatat rekor Covid-19 tertinggi saat itu, yakni hingga 9.020 kasus sehari pada 29 Mei.

Hingga saat ini, lockdown masih berlaku. Pemerintah Malaysia telah menyatakan tidak akan mencabut penguncian sampai kasus harian Covid-19 tidak di bawah 4.000.

Pada awal lockdown, jumlah kasus Covid-19 di Malaysia sudah turun. Namun kemudian, infeksi corona kembali meroket dalam beberapa hari terakhir.

Pada Jumat (9/7), negara jiran itu kembali mencatat rekor kasus Covid dengan 9.180 kasus infeksi baru corona dalam 24 jam.

Malaysia juga mengimbau kepada warganya untuk tetap ketat mematuhi protokol kesehatan guna menekan angka penambahan Covid-19.

[Gambas:Video CNN]

Vietnam

Di Vietnam, pemerintah juga memberlakukan lockdown di Kota Ho Chi Minh selama dua minggu mulai Jumat (9/7) akibat lonjakan kasus Covid-19.

Pusat ekonomi kota di Vietnam sebelumnya telah menerapkan pembatasan mobilitas penduduk selama dua bulan. Namun, karena lonjakan infeksi Covid-19, Vietnam telah memutuskan untuk memperketat penguncian.

Sejauh ini, Ho Chi Minh telah mencatat lebih dari 9.400 kasus Covid-19.

Vietnam juga memberlakukan pembatasan arus mobilitas penduduk dari dan ke ibu kota Hanoi mulai Kamis (8/7) akibat lonjakan Covid-19.

Seperti dilansir Reuters, transportasi umum yang menghubungkan 14 provinsi zona merah Covid-19 ke Hanoi untuk sementara tidak diizinkan beroperasi.

Selain itu, pemerintah ibu kota Hanoi meminta warga untuk sementara tidak bepergian kecuali ada keperluan mendesak.

Myanmar

Sejak akhir Juni lalu, rezim junta militer Myanmar menerapkan lockdown di sejumlah wilayah di perbatasan dengan China akibat meningkatnya penularan Covid-19.

Irrawaddy melaporkan bahwa Myanmar mulai memberlakukan penguncian di sejumlah daerah di negara bagian Shan awal pekan ini.

Wilayah Kokang mulai menerapkan aturan larangan keluar rumah pada Senin (28/6), setelah pihak berwenang melaporkan lebih dari 100 kasus baru Covid-19 selama 10 hari sebelumnya.

Sebelum Kokang, kawasan Lashio juga memberlakukan lockdown pada Minggu (27/6), saat kasus Covid-19 di kawasan tersebut bertambah 300 dalam sehari.

[Gambas:Video CNN]

Thailand

Thailand juga telah memberlakukan aturan pembatasan baru di sekitar ibu kota, Bangkok, dalam upaya untuk menahan pandemi Covid-19 terburuk di negara itu.

Aturan ini mulai berlaku 30 hari sejak Senin (28/6). Berdasarkan peraturan ini, pemerintah melarang warganya makan di restoran di Bangkok dan lima provinsi sekitarnya.

Pusat perbelanjaan di Bangkok dan lima provinsi juga harus tutup pada pukul 9 malam. Pesta, perayaan, atau kegiatan yang melibatkan pertemuan lebih dari 20 orang juga tidak diperbolehkan.


Asia Pasifik Tersedak Covid

BACA HALAMAN BERIKUTNYA




Source link

See also  Karier Mencolok Dua Artis Ini Segera Meredup Usai Terlibat Skandal Video Seru Bareng Ariel Noah, Mantan Reino Barack Kehilangan Pekerjaan Sebesar Ini

Leave a Comment