Ada Simulcast, ini cara mendapatkan siaran TV digital menggunakan TV analog

Jakarta

Siaran TV digital memang ditunda hingga April 2022. Namun, masyarakat yang menggunakan TV analog bisa menikmati siaran tersebut berkat siaran simulcast.

Simulcast adalah proses penyiaran yang menjalankan siaran TV digital dan siaran TV analog secara bersamaan.

Adanya simulcast ini merupakan salah satu cara untuk memperkenalkan diri pada siaran TV digital kepada masyarakat. Dengan harapan, masyarakat dapat mencoba kualitas yang diberikan, seperti gambar yang jernih hingga suara yang jernih.

Asosiasi Televisi Siaran Digital Indonesia (ATSDI) Eris Munandar mengungkapkan saat ini stasiun televisi raksasa tersebut sedang menggelar siaran simulcast di Indonesia.

“Semua TV besar saat ini sudah simulcast, seperti Trans TV, Trans 7, SCTV, RCTI, hingga Kompas TV (simulcast). Padahal di Jakarta saja ada 30 channel,” kata Eris, Sabtu (21/8/ 2021). .

Selama ini program siaran simulcast sama, baik di TV analog maupun TV digital. Namun, kualitas yang ditawarkan dan suara di TV digital lebih unggul.

“Kami juga mengajak stasiun untuk menyajikan killer content di TV digital, tapi tidak di TV analog. Memang ini masih menjadi pertimbangan karena salah satu faktornya adalah iklan (sumber pendapatan stasiun televisi-red),” kata Eris.

Cara menonton siaran TV digital menggunakan TV analog:

1. Pastikan wilayah Anda memiliki siaran TV digital.
2. Diperlukan antena rumah biasa yaitu antena UHF, baik berupa antena outdoor maupun antena indoor yang biasa digunakan untuk menangkap siaran TV analog.
3. Pastikan TV analog Anda dilengkapi dengan penerima siaran televisi digital DVBT2.
4. Jika televisi di rumah Anda hanya dapat menerima siaran TV analog, maka diperlukan dekoder set top box untuk membantu mendapatkan siaran TV digital.
5. Setelah televisi Anda terhubung, pilih opsi pengaturan, lalu pilih pindai otomatis untuk memindahkan program siaran TV digital di sekitar Anda.

See also  Khloe Kardashian Sekarang Dalam Cinta Segitiga Yang Sangat Berantakan Di Atas Foto Bikini Ini

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menetapkan jadwal baru migrasi TV analog ke digital atau Analog Switch Off (ASO). Sebenarnya tahap pertama dilakukan pada 17 Agustus kemarin, namun pandemi COVID-19 yang masih menghantui membuat injeksi TV analog dimulai tahun depan.

Awalnya migrasi ke siaran TV digital berlangsung dalam lima tahap, sekarang hanya tiga tahap. Tahap 1 pada 30 April 2022 meliputi 56 wilayah, Tahap 2 pada 31 Agustus 2022 meliputi 31 wilayah, dan 2 November 2022 meliputi 25 wilayah.

“Penjadwalan ulang ASO sudah dilakukan dan berdasarkan Menkominfo dengan memperhatikan perkembangan PPKM dan dampaknya terhadap perekonomian rakyat, khususnya rakyat kecil,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. . Piring.

“Kami berharap dengan penjadwalan ulang, ASO dapat dilaksanakan tepat waktu dan sukses, mulai 30 April 2022,” pungkasnya.

Tonton video”Migrasi TV Analog ke Digital Akan Dimulai April 2022
[Gambas:Video 20detik]

(Agustus/Agustus)

.

Source link

Leave a Comment