in

Inggris Waspada Varian Baru Covid-19 dari Afrika Selatan, Disebut Berpotensi Kalahkan Vaksin

TRIBUNNEWS.COM – Inggris khawatir tentang penyebaran varian Covid-19 yang baru diidentifikasi di Afrika Selatan dan potensi untuk membuat perlindungan vaksin tidak efektif.

Dilaporkan CNABadan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mengatakan varian, yang disebut B.1.1.529, memiliki ‘protein lonjakan’ yang sangat berbeda dari virus corona asli, yang menjadi dasar vaksin Covid-19.

Bahkan, pihaknya menilai, varian ini adalah yang “terburuk”.

“Ini adalah varian paling signifikan yang kami temui hingga saat ini dan penelitian mendesak sedang dilakukan untuk mempelajari lebih lanjut tentang penularan, tingkat keparahan, dan kerentanannya terhadap vaksin,” kata Kepala Eksekutif UKHSA Jenny Harries.

Varian asal Afrika Selatan ini pertama kali diidentifikasi awal pekan ini.

Baca juga: Varian Baru Virus Corona B.1.1 529 Asal Afrika Selatan Bermutasi 30 Kali, WHO Gelar Pertemuan

Baca juga: Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di Hong Kong, Dibawa Migran dari Afrika Selatan

Para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang kebijakan Pemerintah Inggris tentang imigrasi dan kontrol perbatasan, di luar Home Office di London pusat pada 25 November 2021, menyusul kematian 27 migran yang melintasi Selat Inggris.  - Inggris pada Kamis menuntut upaya internasional terkoordinasi di seluruh Eropa untuk mencegah penyelundupan manusia setelah setidaknya 27 migran tenggelam ketika mereka mencoba mencapai Inggris pada Rabu.  (Foto oleh Daniel LEAL / AFP)
ILUSTRASI WARGA INGGRIS – Para pengunjuk rasa berdemonstrasi menentang kebijakan Pemerintah Inggris tentang imigrasi dan kontrol perbatasan, di luar Home Office di London pusat pada 25 November 2021. (Foto oleh Daniel LEAL / AFP) (AFP/DANIEL LEAL)

Inggris segera memblokir perjalanan dari Afrika Selatan dan lima negara tetangganya.

Keputusan untuk membatasi Inggris kali ini lebih cepat dibandingkan saat varian Delta menyebar secara global.