in

Gelar Demo, AMAK Desak KPK Periksa Dugaan Penyalahgunaan Anggaran di Kementerian Agama

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Massa dari Aliansi Masyarakat Anti Korupsi (AMAK) menggelar unjuk rasa di depan Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/11/2021).

Dengan membawa poster dan spanduk, mereka mendesak KPK mengusut dugaan praktik penyalahgunaan anggaran Kementerian Agama (Kemenag) yang diduga digunakan untuk memenangkan calon Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf alias Gus Yahya, dalam Muktamar ke-34 Nahdlatul Pengurus Besar Ulama (PBNU).

“Untuk mengusut tuntas dan menelusuri berbagai praktik penyalahgunaan Anggaran Kementerian Agama yang digunakan untuk memenangkan Gus Yahya dalam memenangkan persaingan menjadi Ketua Umum PBNU pada Muktamar di Lampung,” kata salah seorang orator, Fahmi di lokasinya.

Baca juga: Dukung Kejaksaan Agung Terapkan Hukuman Mati Bagi Koruptor, Gus Peyek: Ini Sangat Berani dan Tegas

Yahya Cholil Staquf sendiri diketahui merupakan kakak dari Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Yaqut diduga melalui Kementerian Agama memesan 7 hotel di Lampung pada 23-25 ​​Desember 2021, atau sama dengan pelaksanaan Muktamar NU. Dengan tujuan memenangkan Gus Yahya.

Untuk itu, KPK diminta mengirimkan timnya untuk mengusut kebenaran tuduhan dan kabar tersebut.

“Mendelegasikan timnya untuk mengusut, menelusuri dan mengusut kebenaran dugaan dan rumor yang beredar di masyarakat terkait pemesanan 7 hotel di Lampung,” jelasnya.