Kandungan Racun Tikus
in

Kandungan Racun Tikus dan Bahaya Dan Pertolongan Pertama Jika Racun Tikus Tertelan

Warga Solo digegerkan dengan kejadian pembunuhan memakai racun tikus pada dua mayat telanjang yang ditemukan di Banguanyar. Racun tikus itu dicampurkan pada es buah yang pasti bahaya.

Walau sebenarnya toksin tikus atau Rodentisida sering dipakai oleh petani untuk membunuh hama pertanian. Tapi, ada juga warga yang manfaatkan toksin tikus untuk membunuh tikus got yang menganggu di rumah.

Kandungan Racun Tikus

Merujuk pada Badan Pengawasa Obat serta Makanan (POM), racun tikus adalah senyawa kimia yang benar-benar beracun serta bahaya untuk kesehatan.

Kandungan bahan kimia dalam racun tikus terbagi dalam beberapa tipe, salah satunya Brodifacoum, Bromadiolone, Calcium cyanide, Chlorophacinone, Coumatetralyl, Doumatetralyl, Flocoumafen, Warfarin serta Zinc phosphide.

Racun tikus yang memiliki kandungan bahan kimia Zinc phopside berbau yang khas, yaitu seperti ikan busuk. Ini untuk mengundang perhatian tikus supaya datang dan mendekati racun tikus yang sudah dicampur ke makanan.

Pengaruhi Sistem Pernapasan

Mengenai bahaya racun tikus ini akan mengubah sistem pernapasan bila masuk ke dalam tubuh manusia.

Bila racun tikus digabung dengan air akan mengakibatkan seseorang yang memakannya menjadi sesak napas, tekanan darah jadi rendah, muntah, denyut jantung tidak beraturan, koma, kerusakan ginjal, pengurangan sel darah putih, serta kematian.

Pada racun tikus tertentu, contohnya yang memiliki kandungan senyawa kimia Warfarin dapat mengakibatkan pendarahan pada tikus atau manusia. Ini karena darah tidak gampang membeku saat terserang toksin tikus. Jika digolongkan, racun itu masuk ke racun antikoagulan (pengencer darah).

Mengenai tanda yang lain apabila keracunan racun tikus antikoagulan ialah mual, muntah serta diare, perdarahan yang mengakibatkan luka lambat sembuh, gusi atau hidung berdarah, feses serta urine dibarengi darah. Apabila berlangsung keracunan yang kronis mengakibatkan kejang serta tidak sadar diri karena berlangsung perdarahan di pada tubuh termasuk juga pendarahan usus.

Pertolongan Pertama

Bila tidak menyengaja konsumsi racun tikus yang pasti bahaya, dapat lakukan pertolongan pertama seperti berikut.

  1. Bila kontak dengan kulit, lepaskan baju yang terserang racun tikus. Kulit yang tercemar dialiri air semasa 15 – 20 menit serta dibersihkan dengan sabun. Membersihkan antara kuku jemari tangan serta kuku jemari kaki.
  2. Bila kontak dengan mata, membersihkan mata dengan buka kelopak mata. Lakukan irigasi dengan air bersih selama minimal 15 menit. Sampai dirasa tidak lagi ada bahan yang tertinggal. Selekasnya bawa serta ke dokter mata.
  3. Bila tertelan, beri air sekitar 250 ml (dewasa) atau 15 ml/kg berat badan (anak) serta lekas bawa pula ke rumah sakit.
  4. Bila terhirup, pastikan pernapasan korban lancar serta bawa serta korban ke tempat dengan udara yang segar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *