WhatsApp
in ,

Dark Mode WhatsApp Sudah Bisa Dinikmati dalam Vesi Beta

Sesudah sekian lama dinantikan oleh pemakai, WhatsApp beberapa waktu terakhir disampaikan sudah meluncurkan fitur Dark Mode atau mode gelap untuk para pemakai WhatsApp versi Beta.

Ya, pemakai WhatsApp yang sekarang tergabung ke dalam program Beta bisa coba kemampuan Dark Model itu. Tentu hal tersebut mengisyaratkan jika kemampuan ini akan segera diluncurkan dengan global dalam tempo dekat ini.

Diketahui jika beberapa pemakai bisa aktifkan fitur Dark Mode itu dengan mengunjungi menu Settings > Chats > serta Theme. Kemudian, pemakai dapat pilih pilihan seperti Set by Baterai Saver, Light, dan Dark.

Penulis sendiri telah coba fitur Dark Model itu serta tampak bahwa warna hitam yang berada pada tema itu tidak begitu pekat seperti di Instagram. Lebih persisnya kemampuan Dark Model di WhatsApp ini lebih seperti dengan Dark Mode di Twitter.

Tetapi keseluruhannya, kemampuan Dark Mode ini benar-benar bagus serta bisa mengirit penggunaan baterai khususnya untuk smartphone dengan layar bertipe OLED.

Sebatas informasi, versi WhatsApp Beta yang bisa jalankan fitur Dark Mode ini ialah versi 2.20.13. Hanya saja sekarang program beta dari WhatsApp di Google Play Store diketahui telah penuh dan tidak bisa diikuti oleh pemakai baru.

Langkah Aktifkan Dark Mode

Opsi dark mode baru ini akan tampil di WhatsApp Settings/Chats. Pemakai akan melihat tiga pilihan dibawah keterangan “Choose theme”, yakni Light, Dark, dan Set by Battery Saver.

WhatsApp Dark Mode (photo/Dok. INDOZONE/Ferry)

Apabila yang terakhir diambil, WhatsApp akan dengan automatis berubah antara Light dan Dark sesuai setting Baterry Saver.

Buat yang tak ingin menempatkan software beta pada piranti Android mereka, dark model kemungkinan akan datang di akhir bulan ini. Tetapi, selama ini belumlah ada konfirmasi sah dari pihak WhatsApp.

Facebook Batal Terapkan Iklan di WhatsApp

Selanjutnya, Facebook membatalkan gagasan untuk meluncurkan iklan di layanan pesan WhatsApp.

Disampaikan The Wall Street Journal, tim yang mengembangkan iklan di WhatsApp sudah dibubarkan beberapa waktu kemarin. Pekerjaan yang sudah dikerjakan pun dihapus dari kode Whatsapp.

Walau membatalkan gagasan untuk membawa iklan ke WhatsApp, Facebook tetap meluncurkan iklan di WhatsApp Status. Tetapi selama ini, WhatsApp masih bebas dari iklan.

Mengambil halaman The Verge, Facebook disampaikan begitu berambisi untuk memonetisasi WhatsApp. Aplikasi pesan singkat itu diakuisisi oleh Facebook pada 2014 senilai USD 22 miliar.

Ambisi bos Facebook, Mark Zuckerberg, untuk memonetisasi WhatsApp ini berseberangan dengan harapan pendirinya, Jan Koum, yang selanjutnya mengundurkan diri dari Facebook pada 2018.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *