in

Masih Umur 7 Tahun, Bocah Ini Bobotnya Capai 101 Kg

Satia Putra, bocah yang alami obesitas kini beratnya mencapai 101 kilogram. Bocah yang diketahui berumur 7 tahun tersebut, saat ini masih dalam tahap pemeriksaan oleh dokter anak.

Ada yang menarik saat Satia tiba di rumah sakit, ia tidak mau turun dari mobil. Tapi setelah dijanjikan akan diberikan mainan, ia setuju untuk diperiksa oleh dokter.

Sebelumnya berat badannya mencapai 97 kilogram tapi kini makin naik menjadi 101 kg. Penyebabnya diperkirakan karena nafsu makannya sangat besar hingga 8-9 kali per hari belum termasuk cemilan. Ia sangat menyukai ikan laut dan telur. Itu wajib ada setiap makan, kalau tak ada dia marah, begitu pengakuan ayahnya. Setiap jam 12 malam dia sering minta makan. Kalau nggak dikasih marah-marah, timpalnya lagi.

Ini 4 hal yang perlu diperhatikan dalam penanganan anak dengan obesitas ekstrem :

  1. Umur
    Berat badan yang tidak normal dapat ditemukan saat anak berusia 1-2 tahun yang mengharuskan pemeriksaan lebih detail. Berat badan berlebih bisa dipengaruhi nutrisi yang risikonya mencapai 90 persen, atau non nutrisi misal gangguan atau sindrom tertentu dengan peluang 10 persen.
  2. Pertumbuhan anak
    Kelebihan berat badan dapat mempengaruhi proses tumbuh kembang anak. Dokter akan menilai bagaimana pengaruh penumpukan lemak di jaringan tubuh mempengaruhi fungsi organ.
  3. Keadaan keluarga
    Bisa memperhatikan anggota keluarga yang lain apakah punya tubuh yang gemuk juga, atau hanya dia sendiri. Dari sini bisa diketahui perilaku hidup satu keluarga keluarga serta asupan anak tiap hari.
  4. Komplikasi
    Penumpukan jaringan lemak pada tubuh sangat berbahaya bagi yang mengalaminya. Kondisi ini bisa mempengaruhi kerja jantung, hati, dan ginjal yang dikenal sebagai sindrom metabolik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *