in

Game PUBG Jadi Kontroversi di Indonesia, Akankah Fatwa Haram diberlakukan?

Game yang sedang mendunia, PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG) kembali menuai kontroversi. Jika sebelumnya negara india mulai mempersoalkan masalah ini, maka belakangan ini masalah game yang mengandung kekerasan ini mulai dikaji di Indonesia. Menurut pendapat beberapa orang, game PUBG dinilai telah merusak akhlak banyak generasi muda.

Untuk mengantisipasi hal ini, MUI Jabar sedang membicarakan dengan pihak-pihak terkait apakah fatwa haram harus diberlakukan untuk game PlayerUnknown’s Battlegrounds (PUBG). Kabarnya akan ada beberapa kajian yang dilakukan dan juga mempertimbangkan aspirasi seluruh masyarakat.

Memang, game PUBG disebut-sebut telah mengubah perilaku beberapa orang hingga melakukan aksi brutal, contohnya seperti pembunuhan yang terjadi di Selandia Baru. Aksi tembak-menembak dan pembunuhan bisa memengaruhi mental seseorang, dalam hal ini generasi muda yang masih mengenyam pendidikan maupun orang yang sudah berumur.

Negara India melarang PUBG dengan alasan mengandung kekerasan dan membuat nilai anak sekolah jeblok. Diberlakukannya larangan tersebut, jadikan polemik yang berkepanjangan. Jhinuk Sen selaku kolumnis teknologi di PCMag menyatakan game-nya tidak patut dipersalahkan, melainkan pihak-pihak yang memainkan game tersebut.

Wacana pelarangan game PUBG telah didukung oleh pemuka dan pejabat tinggi di Indonesia. Tapi tampaknya hal ini masih sebatas wacana saja, mengingat besarnya keuntungan yang dihasilkan oleh game PUBG.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *