in

Kemenhub Batalkan Aturan Soal Pembatasan Jam Kerja Ojek Online

Kementerian Perhubungan ( Kemenhub) akhirnya membuat keputusan penting dengan membatalkan rencana mereka untuk membuat pembatasan soal jam kerja ojek online. Tidak jadinya aturan ini terealisasi dikarenakan banyaknya keluhan dari para pengemudi ojek online.

Driver ojek online yang mengetahui rencana kemenhub ini merasa keberatan dengan pembatasan yang akan diterapkan dalam waktu dekat. Mereka merasa dirugikan dengan adanya aturan baru tersebut, karena pasti akan mengganggu kinerja dan pemasukan ojek online.

Dalam usulan yang diutarakan oleh Kemenhub, rencananya jam kerja ojek online akan diubah. Sedianya jam kerja ojek online itu akan dibatasi 8 jam dalam 1 hari. Ketika media menanyakan soal alasan dibuatnya peraturan baru ini, pihak kemenhub beralasan itu semua dilakukan untuk perlindungan dan keselamatan driver ojek online.

Driver ojol punya alasan yang masuk akal, mereka berpendapat tidak kerja terus-menerus. Menhub telah memberikan klarifikasi bahwa rencana pembuatan pasal tersebut saat ini telah dibatalkan. “Sudah kami hapus pasalnya. Intinya tidak dibatasi waktu dan dibebaskan sesuai dengan kemampuan mereka mengemudi,” katanya.

Budi menjelaskan bahwa pihak-pihak yang terkait telah merancang aturan baru yang gunanya untuk kepentingan bersama. Sejak beroperasi di Indonesia keberadaan ojek online sangat membantu masyarakat. Karena itu, Menhub menghimbau pengemudi ojol selalu menaati aturan yang telah diberlakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *