in

Ini Yang Disesali Komnas PA Perilisan Saipul Jamil: Okezone Celebrity

KOTA BATU – Penyambutan artis Saipul Jamil keluar penjara dikecam Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait. Menurut Arist, apa yang ditampilkan media dan sejumlah industri penyiaran menunjukkan kebebasan Saipul Jamil untuk melukai hati korban.

Apalagi setelah dinyatakan bebas, Saipul disambut bak pahlawan bahkan diarak dengan mobil mewah. Tak hanya itu, resepsi tersebut juga seolah mengisyaratkan bahwa yang bersangkutan adalah pemenang dalam kasus tersebut.

Baca juga:

Agung Suprio Sebut KPI Alami Debat Keras Saat Bahas Saipul Jamil

KPI Izinkan Saipul Jamil Tampil di Televisi, Asalkan…

Saipul Jamil Dijemput Dengan Mobil Mewah Dari Penjara

Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait, menyatakan pelecehan dan kekerasan seksual dikategorikan sebagai kejahatan luar biasa. Kemudian hukumannya juga harus luar biasa. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016, setiap orang yang melakukan kejahatan seksual secara berulang diancam hukuman maksimal 20 tahun.

“Bahkan dalam kasus-kasus tertentu bisa ditambah kebiri. Kalau unsurnya terpenuhi, selain ancaman pidana penjara, bisa juga dilakukan kebiri,” kata Arist saat ditemui di Mapolres Batu, Kamis (9/9/). 2021).

Dalam hal ini, Arist menilai pengagungan yang dilakukan atas kebebasan Saipul Jamil bukanlah tontonan yang mendidik. Karena seseorang yang telah terbukti salah dalam kasus kejahatan seksual bahkan suap, disambut bak pahlawan. Padahal, apa yang dilakukan oleh yang bersangkutan bukanlah sesuatu yang bisa menjadi contoh bagi banyak orang, terutama generasi muda.

“Makanya kami menyerukan boikot terhadap semua tayangan yang mengekspos Saipul Jamil. Jika perlu, matikan saja televisi saat muncul,” jelasnya.

Selain itu, Arist mengatakan tidak ada jaminan bahwa orang yang sudah menjalani hukuman penjara tidak akan melakukan kejahatan yang sama. Untuk itu, pelaku kejahatan seksual harus mendapat hukuman yang berat. Hal ini karena apa yang mereka lakukan akan meninggalkan kesan mendalam pada korban dan membuat korban trauma. Apalagi pelakunya terus naik panggung di televisi. Tentunya akan melukai perasaan korban yang berusaha untuk kembali normal setelah mengalami kejadian buruk tersebut.

“Seharusnya tidak diberi panggung untuk beberapa waktu atau istilahnya menutup sementara karirnya. Sama halnya dengan kasus korupsi yang pelakunya juga dimatikan karir politiknya,” jelasnya.

Pihaknya meminta Saipul Jamil untuk meminta maaf kepada korban. Sebab, meski telah menjalani hukumannya dan bebas. Namun tetap ada tanggung jawab moral atas apa yang dilakukan terhadap korban.

“Setelah itu, dia juga harus meminta maaf secara terbuka atas apa yang telah terjadi. Agar publik juga tahu bahwa dia telah menyesali perbuatannya,” pungkasnya.

Source link