in

Asuransi MPM Ungkap Pentingnya Asuransi Harta Benda untuk Menutupi 3 Risiko Ini

Bisnis.com, JAKARTA – Aset properti seperti rumah tinggal, ruko/ruko, gudang, perkantoran, memiliki nilai jual yang tinggi, sehingga penting untuk memberikan perlindungan agar pemiliknya terbebas dari kerugian akibat kerusakan akibat kecelakaan, maupun bencana yang dapat terjadi. terjadi setiap saat.

Hal itu diungkapkan Ari Hidrijantoro GM Marketing PT Asuransi Mitra Protector Mustika (MPMInsurance), anak perusahaan dari grup perusahaan konsumen otomotif, transportasi dan jasa keuangan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk, yang juga bergerak di bidang asuransi umum sejak 2012.

Ari mengatakan, dibandingkan asuransi kesehatan, jiwa, dan kendaraan bermotor, asuransi properti masih belum banyak diminati masyarakat.

“Hal ini terutama disebabkan oleh kurangnya informasi yang jelas dan lengkap mengenai produk asuransi properti di kalangan masyarakat sehingga masyarakat belum memiliki pemahaman dan kesadaran yang baik akan pentingnya memiliki asuransi properti,” katanya dalam keterangan resmi, dikutip Rabu ( 4/8/2021).

MPMInsurance sendiri menyediakan produk perlindungan aset properti dengan memberikan 3 jenis jaminan yaitu kebakaran, gempa bumi, dan all risk.

Asuransi kebakaran menjamin kerugian atau kerusakan harta benda yang disebabkan oleh kebakaran, petir, ledakan, kecelakaan pesawat, dan asap.

Asuransi gempa bumi menjamin kerugian atau kerusakan harta benda yang disebabkan oleh gempa bumi, letusan gunung berapi, kebakaran, ledakan yang disebabkan oleh gempa bumi dan/atau letusan gunung berapi, dan tsunami.

Sedangkan asuransi semua risiko properti (semua resiko) menjamin kerugian atau kerusakan yang terjadi secara tidak terduga, tiba-tiba, dan tidak disengaja, selain risiko yang dikecualikan dalam polis.

“Selain mendapatkan santunan apabila harta benda tertimpa kebakaran, bencana alam, atau kerusakan akibat tindak pidana, pemegang polis asuransi dari MPMInsurance akan mendapatkan jaminan ganti rugi apabila terjadi kehilangan harta benda yang terdaftar dalam asuransi harta benda,” imbuhnya.

Ganti rugi yang dibayarkan memiliki nilai hingga harga maksimal dari nilai pertanggungan dan proses pelaporan hingga pencairan klaim yang relatif mudah juga menjadi hal yang akan didapatkan oleh pemegang polis asuransi.

Sementara itu, secara umum besaran premi asuransi properti dipengaruhi oleh lokasi dan penggunaan bangunan. Misalnya, apakah bangunan tersebut dihuni oleh pemiliknya, bagaimana kondisi lingkungan di sekitar bangunan tersebut, apakah bangunan tersebut pernah kebanjiran, dan apakah pernah mengalami perampokan sebelumnya.

Selain itu, kualitas bangunan juga menentukan besaran premi yang harus dibayarkan. Misalnya, apakah bangunan tersebut tahan api, relatif tahan api, atau rawan kebakaran.

Ari mencontohkan sebuah rumah yang terletak di kawasan Jakarta yang nilainya diperkirakan mencapai Rp. 100 juta, premi yang bisa dibayarkan per bulan untuk proteksi kebakaran sekitar Rp. 29.000, sedangkan untuk gempa sekitar Rp. 135.000, dan sekitar Rp. 234.000 untuk perlindungan gempa. semua resiko.

Tonton video yang dipilih di bawah ini:

Konten Premium

Masuk / Daftar

.

Source link